Married Life
Buat Anggun nih, supaya puas
Married life gua? Oke-oke saja. Semua lancar, semua mulus. Diatur bersama, ditanggung berdua. Kalau lagi stress ya curhat. Kalau ada yang ngeselin, ya dibahas aja berdua. Ada perspektif lain yang muncul setiap kali kita bicarakan satu permasalahan ke orang lain kan? Bahkan sebetulnya sebelum pesan itu nyampai pun perspektif baru bisa saja muncul. And I love my wife, she’s the right person to hear me, to feel me. Semoga aku juga bagi dia. Dulu kan gua sering curhat juga ke temen-temen. Kadang Anggun juga. Sekarang satu orang ternyata sudah cukup…
hehehe… nggak berarti nggak curhat lagi ke temen-temen. Keterbukaan itu perlu, bagian dari relasi.
Kalau ada yang asyik, ya dibagi lah. Kalau ada yang bisa dinikmati berdua, ya dijalani berdua lah. Simpel kok. Hehehe… Untuk urusan begini kayaknya nggak pada percaya kalau cara pandangku simpel-simpel saja yah?
Apa lagi yang perlu aku laporkan nih? Kerja bareng buat beresin kehidupan, ya sudah tentu. Sudah terbukti pada waktu siapkan semua acara pernikahan dulu itu. Mostly done by the two of us kok. Keluarga tentu membantu, tapi hampir segala macam dikerjakan berdua. Keputusan akhir tetap di tangan kami berdua. Jujur, kadang keluarga malah bikin bingung. Maunya ini dan itu, lot of surprises. Hehehe… tapi puas juga akhirnya. Yang penting everybody were happy on our wedding.
So? Everything seems to work smoothly. Ada masalah ini dan itu tentunya. Nggak ada hidup yang sempurna terbebas dari masalah. Tapi masih dalam batas-batas yang wajar, batas-batas yang bisa diterima sebagai permasalahan yang dipercayakan oleh Tuhan kepada kita-kita ini sebagai manusia.
So let’s work. Let’s do the best to our life. Kalau memang harus ambil keputusan-keputusan yang sulit, ayo saja. Kalau memang harus tekan ini dan itu untuk melonggarkan ini dan itu, ya ayo saja. Belum punya ini dan itu, ya cuek dulu deh. Lebih penting bangun pagi hari bisa ketemu dengan wajah yang kita cari.
Kerasa dirampok nggak? Dirampok keperjakaan gua aja. Yang lain nggak kok. Hehehe…
Dah ah…. dah puas ‘Nggun?